Maafkan aku yang telah lama tidak menyapamu...
Maafkan juga aku jika selama ini telah mengabaikanmu
Kini aku baru sadar semuanya Pen...
Maafkan aku ya Pen, aku sungguh-sungguh menyesal,
Pen...Apakah kamu baik-baik saja?
Okelah lah Pen, mungkin kamu masih marah
Tidak apa-apa Pen, aku juga ngerti kok perasaanmu
Mungkin itu perasaan yang sama dengan
Apa yang pernah aku rasakan
Pen, sahabatku...
Sahabat? Bolehkah aku menganggapmu sebagai seorang sahabat?
Hallo Pen..
Okelah Pen...biar aku lanjutkan kata-kataku
Sedih memang hidup sendirian
Hanya berteman sepi dan keheningan
Tidak ada teman disana
Kecuali suara jangkrik yang saling bersahutan
Pada malam hari
Itulah sebabnya aku ingin minta maaf kepadamu
Aku sadar akan kesalahanku selama ini
Selama ini aku datang atau mencari mu
Tatkala kalau hanya sedang butuh bantuanmu saja
Habis itu sudah, aku tinggalkan kamu begitu saja
Tidak dianggap bagaikan panci bekas
Yang siap-siap masuk tong sampah
Itu dulu Pen, sekarang hal itu tidak akan terjadi lagi
Tidak akan aku biarkan kau sendirian lagi
Tidak akan ada malam-malam hening dan sepi
Yang akan kau lalui sendirian
Kini ada aku yang akan selalu menemanimu
Akan banyak malam-malam yang indah buat kita berdua
Aku janji....
Penna ✒️

0 komentar:
Posting Komentar